Tips Berwisata dan Travelling Ramah Lingkungan

Berwisata di percaya dapat menghilangkan kepenatan, stres, serta kejenuhan sehari – hari yang menekan fungsi otak. Berwisata menjadikan semua kepenatan itu hilang dan tentunya membuat hidup kita lebih indah dan menarik untruk di jalani. Maka tak heran bila banyak orang yang sudah lelah dengan kesibukan kerja dan aktifitas sehari – hari mencoba menyempatkan diri untuk berwisata baik bersama teman, sahabat, kekasih ataupun keluarga. Banyak sekali tempat wisata yang bisa di tuju. Namun tempat wisata yang benar – benar bisa menghilangkan setres dan kepenatan adalah tempat wisata alam yang masih sangat hijau dan alami.

Baca Juga : 7 Tips Agar Liburan Bersama Bayi Tetap Mengasyikkan

Jika berencana berwisata di alam bebas maka syaratnya adalah tak merusak wisata alam tersebut. Mengapa harus begitu ? karena kita teramsuk di dalamnya kita menikmatinya maka juga harus juga menjaganya. Nah berikuit ini merupakan tips bagi kamu yang akan merencana berwisata di alam bebas ramah ramah lingkungan.

Tips Berwisata Ramah Lingkungan

Pertanyaan besar di atas di dasari atas fakta bahwa semakin sering perjalanan dilakukan maka akan semakin banyak pula sumber daya alama yang digunakan. Hal itu berdampak dan berkaitan dengan polusi yang di hasilkan dan energi yang di gunakan. Seberapa banyak sampah yang di hasilkan, serta seberapa besar kerusakan lingkungan yang dirasakan.

Perjalanan yang dilakukan oleh penduduk dunia dan para pelancong dalam setiap bulannya, entah itu menggunakan kapal laut, pesawat, kereta api atau kendaraan pribadi, yuang semuanya itu menggunakan BBM sebagai sumber energy. Di tambah hotel – hotel yang mneyediakn kamar – kamar dengan pencahayaan terang benderang, belum lagi teknologi yang membutuhkan sumber daya listrik tinggi.

Berwisata memang mengasyikan, tanpa disadari berwisata pun bisa memberikan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi emisi gas karbon. Selain itu tak jarang kawasan yang awalnya mempunyai pemandangan mempesona, jauh berubah menjadi rusak akibat kunjungan para pelancong yang tidak memperdulikan kelestarian alam di lokasi pariwisata tersebut sehingga menjadikan tempat wisata semakin  sepi di tinggalkan para wisatawan.

Apa yang perlu diperhatikan sebelum berangkat menuju tempat wisata?

  1. Menentukan tujuan wisata.

Poin pertama ini menjadi salah satu poin penting. Karena menjadi salah satu pertimbangan seberapa jauh perjalanan yang akan ditempuh, seberapa banyak bekal yang di butuhkan, penggunaan alat trasnportasi, serta dimana anda akan menginap. Dari sekian banyak itu menentukan seberapa besar penggunaan sumber daya alam yang digunakan.

  1. Menentukan alat transportasi.

Tugas kedua setelah menentukan tujuan adalah penggunaan alat trasnportasi. Transportasi apa yang di gunakan untuk dapat mencapai tempat wisata yang and tuju. Jika bisa dengan menggunakan transportasi umum, maka gunakanlah transportasi umum. Jika bisa menggunakan bus atau kereta api maka tidak perlu menggunakan pesawat. Karena menggunakan pesawat semakin banyak emisi gas karbon yang terbuang dan hal tersebut akan berdampak pada pemanasan global anda juga bisa hemat dengan tanpa menggunakan alat trasnportasi yang berdampak besar pada lingkungan seperti pesawat terbang.

  1. Cek kondisi rumah sebelum ditinggal.

Poin yang di rasa cukup penting karena menyangkut keamanan harta benda anda. Sebelum anda meninggalkan rumah pastikan salutran listrik, air, dan selang kompor gas sudah dalam kondisi mati.

Demi keamanan rumah anda pasanglah kamera sisi tivi jarak kauh utnuk emngontrol rumah anda, atau bisa saja anda menitipkan rumah anda kepada sanak saudara yang dekat dengan rumah.

Apa yang kita lakukan selama di lokasi wisata?

Selanjutnya, saat kita telah sampai ditujuan ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan yaitu:

  1. Pilih penginapan yang ramah lingkungan.

Memilih penginapan yang ramah lingkungan pastinya, yang di maskud ramah lingkungan adalah penginapan yang mempunyai pengolahan sampah cukup baik, menjaga kelestarian lingkungan penginapan, merawat tanaman atau pohon, serta sebagihan besar karyawan berasal dari penduduk lokal.

Kenapa harus penduduk lokal ? karena jika sebagihan besar karyawan lokal maka dalam penggunaan bahan bakar menuju ke tempat kerja akan berkurang. Hal tersebut mengurangi emisi gas yang terbuang ke udara.

  1. Jika anda ingin membeli makanan di luar hotel atau penginapan anda, pilihlah restauran yang memang mempunyai makan makanan yang cara memperolehnya mudah, tak jauh dari lingkungan sekitar. Hal itu akan menghemat pada bahan bakar yang di gunakan. Jika anda ingin membungkus makan anda untuk di bawah ke penginapan. Jangan memilih bungkus makanan yang menggunakan stereofom sebagai pembungkus, karena stereofoam meruapan bahan pembungkus yang tidak bisa didaur ulang.
  2. Sepertinya memakai tempat minum yang bisa diisi ulang akan mengurangi sampah. Dengan membawa botokl air isi ulang anda akan mengurangi sampah dari tempat air minum kemasan.
  3. Pilihlah serbet yang bisa di gunakan berulangkali, minimalkan penggunaan tissue, karena semakin banyak tissue yang di gunakan maka semakin banyak pohon yang di tebang.
  4. Membuang sampah pada tempatnya.
  5. Bawalah tas belanja sendiri, dengan membawa tas belanja sendiri maka anda akan mengurangi penggunaan sampah plastik atau kertas.

Written by